ACCURATE ACCOUNTING SOFTWARE : Bank Indonesia Wajibkan Seluruh Transaksi Wajib Pakai Rupiah

ACCURATE Software : Bank Indonesia Wajiblkan Seluruh Transaksi Wajib Pakai Rupiah

Bank Indonesia (BI) memberlakukan aturan tentang kewajiban masyarakat untuk menggunakan mata uang rupiah dalam bertransaksi di Indonesia. Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.17/3/PBI/2015 tentang kewajiban penggunaan rupiah di wilayah NKRI yang berlaku mulai 1 April 2015.

ACCURATE Accounting Software
“Belum seluruh wilayah NKRI yang menggunkan rupiah. Hingga kini, masih ada yang menggunakan valas. Hal itu otomatis memberi tekanan pada rupiah,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI Eko Yulianto.

ACCURATE Accounting Software
Bagi yang melanggar, ada sanksi tegas, yaitu pidana kurungan paling lama setahun dan denda paling banyak Rp. 200 juta.”PBI ini mulai berlaku per 1 April 2015. Ada penyesuaian atau masa transisi untuk transaksi non tunai sampai 30 Juni guna menyelesaikan perjanjian jika sudah disusun dalam valas”

ACCURATE ACCOUNTING SOFTWARE memiliki fitur multi currency sehingga peraturan BI tersebut tentunya bukan masalah bagi ACCURATE ACCOUNTING SOFTWARE. Namun bagi perusahaan yang sudah menggunakan ACCURATE dengan mata uang asing sebagai base currency -nya maka perlu membuat database ulang.

informasi detail silahkan hubungi : IPIN 0812-9330-0602

Server Not Ready / Server Belum Siap pada ACCURATE Software

Server Not Ready / Server Belum Siap pada ACCURATE Software

ACUURATE Software

Server Not Ready (Server Belum Siap) “SERVER NOT READY Please ensure that your firebird on server LOCALHOST can listen on port 3051 Your computer may be behind firewall Firebird not started yet”

Disini ada 2 kemungkinan yang menyebabkan munculnya konfirmasi tsb :

  1. Firebird tidak running
  2. Jaringan(Network client ke Server)

Firebird tidak running (ACCURATE Software)

Firebird yang adalah database yang digunakan ACCURATE harus terinstall dan running statusnya di komputer tempat file data .gdb disimpan (komputer server). Untuk itu kita bisa cek ke komputer tempat data GDB disimpan ke Start | Control Panel | Administrative Tools | Services, cari Firebird pastikan statusnya Started.

Jika tidak ditemukan Firebird di Services, kemungkinan Firebird belum terinstall, install Firebird terlebih dahulu menggunakan Installer(file Setup) ACCURATE dengan memastikan option Server tercentang saat penginstallan. Setelah itu coba buka data kembali.

Jaringan(Network Client ke Server) Setelah memastikan Firebird Running di komputer Server tapi saat buka data masih muncul pesan “Server not Ready”, hal yang perlu diketahui Terjadi di komputer mana? Berikut ini beberapa kemungkinan dan cara pengecekannya :

  • Server bisa buka, tapi semua Client yang mau buka data ke komputer Server dengan cara Remote tidak bisa.

Pastikan saat buka secara Remote dari komputer Client untuk Server Name kita sudah isi dengan IPAddress komputer Server yang benar. Cara mengetahui berapa IPAddress komputer server, di komputer tempat data yang akan dibuka(server) lakukan IPConfig dari Start | Run, ketikkan cmd lalu enter, ditampilan CPrompt ketikkan ipconfig lalu enter, akan diinformasikan berapa nomor IPAddress komputer server tsb, jika ternyata tadi waktu buka data salah IPAddress nya, silahkan dicoba lagi buka data dengan IPAddress server yang seharusnya.

(ACCURATE Software)

Untuk pengetikkan alamat data .gdb saat kita remote dari Client ke Server, cara pengetikkannya seperti kalau kita di komputer local server, jadi kalau data ada di drive C server maka kita langsung ketikkan C:\dstnya..gdb. Jadi tidak perlu melakukan mapping drive atau folder tempat data, karena kita tidak bisa menggunakan hasil mapping tsb.

(ACCURATE Software)

 

Jika sudah mengettikan IPAddress dan alamat yang benar masih muncul konfirmasi yang sama, dari komputer Server kita ke Start | Control Panel | Windows Firewall, pastikan disana kita pilih OFF, lalu coba buka data kembali. Jika berhasil buka data dan kita mau Windows Firewall kondisinya ON, kita bisa buat Exception caranya silahkan klik disini.

  • Server dan beberapa Client bisa buka, tapi hanya Client tertentu saja tidak bisa buka.

Jika hanya client tertentu saja yang tidak bisa buka data dengan konfirmasi Server not Ready, pastikan waktu buka data untuk pengetikkan IPAddress Server dan Alamat data sudah sama caranya seperti komputer client yang lainnya. Untuk mengetahui IPAddress server dan alamat yang sudah dibuka komputer Client yang lainnya, kita bisa lihat tampilan komputer Client yang lain yang sudah berhasil buka data, dibagian paling atas tampilan ACCURATE terdapat informasi Remote nya ke IP berapa dan berikut alamat file gdb nya.

(ACCURATE Software)

 

Selain itu pastikan koneksi jaringan komputer client yang tidak bisa buka data ini sudah terhubung dengan baik, cara pengecekkannya kita ping ke komputer Server dari komputer Client tsb ke Start | Run, ketikkan cmd lalu enter, ditampilan cPrompt ketikan ping ipaddress server, contohnya ping 192.168.1.10 lalu enter, pastikan konfirmasinya adalah Reply. Kalau konfirmasi yang keluar Request Time Out silahkan di cek kembali koneksi jaringan komputer client tsb, misal kable LAN yang colok ke PC atau ke HUB ada longgar bisa coba di cabut colok kembali. Jika ping sudah Reply seharusnya waktu buka data dengan IP dan alamat data di server yang benar sudah bisa buka data.

(Server Not Ready / Server Belum Siap pada ACCURATE Software)

  • Server(komputer tempat data) sendiri buka tidak bisa dan semua komputer Client juga jadi tidak bisa buka data.

Selain pastikan Firebird statusnya sudah running, lakukan langkah berikut :

  1. Dissable/matikan antivirus yang running di komputer server atau kalau perlu di uninstall bersih dulu antivirus yang ada di server, lalu coba buka data kembali. Hal ini dilakukan barangkali ada Firewall bawaan dari Antivirus yang memblok Port yang digunakan ACCURATE yaitu port 3051 dan 3052. Jika tahu cara buat exception di antivirus tsb silahkan buka permission untuk port tsb.
  2. Pastikan IPAddress di komputer server sudah di setting. Bisa di cek dengan cara ping localhost dari cPrompt, dan kalau kita ketikkan ipconfig di cprompt tsb informasi IPAddress nya keluar.

Server Not Ready / Server Belum Siap pada ACCURATE Software

Cara Restore data GBK menjadi GDB pada ACCURATE Software

Fitur Restore yang disediakan oleh ACCURATE Software berfungsi untuk membantu membuat database GDB baru dari database backup yaitu GBK. Berikut langkah-langkah untuk restore database pada ACCURATE Software :

Cara Restore Data GBK menjadi GDB Pada ACCURATE Software

  1. Jalankan ACCURATE. Ditampilan Welcome To ACCURATE4 pilih option Restore Data (Option paling kanan).
  2. Isi field yang diatas dengan alamat file GBK yang akan di restore. Misal C:\Data\PT Maju.GBK
  3. Isi field dibawahnya dengan alamat file GDB hasil dari restore, jika diletakkan di alamat yang sama dengan data gdb yang sudah ada, isi dengan nama GDB yang baru. Misal C:\Data\PT Maju_New.GDB
  4. Klik Ok dan tunggu sampai muncul konfirmasi Restore Sukses. Kita sudah bisa buka data ke alamat file gdb hasil restore dan pastikan semua user membuka ke alamat data hasil restore tsb.

Catatan :
Jika ditempat kita ada banyak user, agar tidak perlu merubah setting Open Existing Company satu persatu di masing-masing user :

  • Di komputer Server Rename Nama File data lama menjadi PT Maju_Old.gdb misal(next jika data hasil restore sudah berjalan baik, silakan jika mau di hapus).
  • Lalau Rename file GDB hasil restore kembali ke nama file yang biasa dipakai. PT Maju_New.gdb menjadi PT Maju.gdb

Cara Restore Data GBK menjadi GDB Pada ACCURATE Software

Menampilkan Daftar PO No yang ada di SO saat preview DO ACCURATE Software

Apabila ada kondisi pada saat pembuatan Sales Order memasukkan beberapa nomor Purchase Order atas barang tersebut berbeda dan ketika di preview di DO ingin di munculkan keseluruhan nomor PO nya tersebut, silahkan dijalankan langkah panduan berikut ini :

  1. Masuk ke dalam Setup | Form template | masuk ke dalam template Delivery Order yang digunakan
  2. Masuk ke dalam Design As FRF
  3. Pilih tab Page 2
  4. Pilih IBX kedua dari kiri (qrySIARInv: TfrIBXQuery) | tekan F11
  5. Di bagian sebelum baris from ARINV a silahkan tambahkan SQL berikut ini :

,(select LIST(distinct so.PONO) from so

where so.SOID in (select SOID from arinvdet f where f.arinvoiceid=a.arinvoiceid)

) LISTPONO

     6. Sehingga keseluruhan SQL-nya menjadi seperti ini :

select a.*,
x1.TaxName TaxName1, x1.Rate Tax1Rate, x2.TaxName TaxName2,
c.ADDRESSLINE1, c.ADDRESSLINE2, c.CITY, c.CONTACT, c.COUNTRY, c.DEFAULTINVDESCRIPTION,
c.NAME, c.PERSONNO, c.PHONE, c.STATEPROV, c.ZIPCODE, c.TAX1EXEMPTIONNO, c.PersonMessage,
c.Fax, c.Email, c.WebPage, c.TaxAddress1, c.TaxAddress2, c.TAX2EXEMPTIONNO,
t.TERMNAME, t.NetDays, t.TERMMEMO, cu.CURRENCYNAME, s.FIRSTNAME, s.LASTNAME, v.NAME SHIPNAME,
w.Name WarehouseName, br.ExchangeRate BankRate
,c.CHRRESERVED1,c.CHRRESERVED2,c.CHRRESERVED3,c.CHRRESERVED4,
c.CHRRESERVED5,c.CHRRESERVED6,c.CHRRESERVED7,c.CHRRESERVED8,
c.CHRRESERVED9,c.CHRRESERVED10,c.CURRRESERVED1,c.CURRRESERVED2,
c.CURRRESERVED3,c.DATERESERVED1,c.DATERESERVED2, sn.SNList
,(select LIST(distinct so.PONO) from so
where so.SOID in (select SOID from arinvdet f where f.arinvoiceid=a.arinvoiceid)
) LISTPONO
from ARINV a
Inner join PersonData c on a.CustomerID=c.ID
Inner Join Currency cu on c.CurrencyID=cu.CurrencyID
Left Outer Join TermOPmt t on t.termID=a.TermsID
Left Outer Join Salesman s on a.SalesmanID=s.SalesmanID
Left Outer Join Shipment v on a.ShipVia=v.ShipID
Left Outer Join Tax x1 ON x1.TaxID=a.Tax1ID
Left Outer Join Tax x2 ON x2.TaxID=a.Tax2ID
Left Outer Join WareHS w ON w.WarehouseID=a.WarehouseID
Left Outer Join Currency br on br.CurrencyID=(select CurrencyID from GLAccnt where GLAccount=a.DepositTo)
Left Outer Join View_SN_ByTrans(a.ARInvoiceID, ‘ARINV’) sn ON sn.ID=a.ARInvoiceID
Where a.ARInvoiceID=:ARINVOICEID

7. Masuk ke dalam designer | di bagian kolom yang akan di tampilkan nomor           PO nya tersebut silahkan diisikan dengan [DialogForm.qrySIARInv.”LISTPONO”]

8. Save & close

Menampilkan Waktu dan Tanggal cetak pada Template ACCURATE Accounting Software

Menampilkan Waktu dan Tanggal cetak pada Template ACCURATE Accounting Software

Saat kita ingin print preview suatu template, kita bisa memasukan keterangan kapan waktu dan tanggal cetak atas template tersebut. Caranya adalah sbb:

  1. Pilih menu Setup | Form Templates, kemudian pilih salah satu template yang di inginkan.
  2. Jika sudah memilih tempalte-nya, klik tombol Designer.
  3. Setelah masuk ke jendela designer, buat Insert Rectangle Object lalu geser ketempat atau space yang kita inginkan.
  4. Masukan variable [TIME] dan [DATE]
  5. Jika sudah, klik tanda ceklis. Kemudian tutup jendela designer dan Save.

Menampilkan Waktu dan Tanggal cetak pada Template ACCURATE Accounting Software

Menampilkan waktu pada ACCURATE Software Menampilkan waktu pada ACCURATE Software 2

Pencatatan Leasing Aktiva Tetap Pada ACCURATE Accounting Software

Pencatatan Leasing Aktiva Tetap Pada ACCURATE Accounting Software

Dalam Leasing umum nya ada 3 object, yaitu :
1. Perusahaan
2. Dealer
3. Bank (Adira, FIF, dsb)

Misalkan perusahaan membeli kendaraan kepada Dealer tsb dengan cara leasing, berarti sebenarnya Perusahaan sudah tidak ada hutang kepada Dealer tsb, karena sudah di bayar lunas oleh Bank. Dan kondisinya sekarang adalah perusahaan yang berhutang kepadaBank dengan membayar secara cicilan berikut dengan bunganya.

Contoh :
– Harga suatu kendaraan adalah Rp 100 juta.
– Ada biaya asuransi dan biaya administrasi masing-masing adalah Rp 5 juta dan Rp 1 juta.
– Ada pembayaran Uang Muka sebesar 20 juta

Asumsi, kedua biaya tsb ingin diakui sebagai cost kendaraan, maka langkahnya adalah sbb:

1. Buat Akun baru bernama “Fixed Asset Transaction” dengan tipe Other Current Asset.

2. Buat Item baru dengan tipe Non Inventory Part, nama item nya samakan saja yaitu “Fixed Asset Transaction” | Lalu set semua GL Account nya ke akun Fixed Asset Transaction yang dibuat dilangkah no.1, kecuali untuk unbilled goods accountnya.

3. Setelah itu buat Purchase Invoice, isikan nama item Fixed Asset Transaction dengan nilainya adalah 106 juta (100 juta + 5 juta + 1 juta). Sampai disini jurnal yang terbentuk adalah :
(Dr) FAT 106 juta
(Cr) Hutang 106 jtua

4. Dalam leasing biasanya sudah ada DP yang harus kita bayarkan. Maka ketika sudah membuat Purchase Invoice atas item Fixed Asset Transaction (tipe non inventory part) sebesar Rp 106 juta, klik Purchase Payment, isikan payment amount nya sebesar nilai DP yang kita bayarkan, yaitu Rp 20 juta. Maka jurnal yang terbentuk disini adalah :
(Dr) Hutang 20 juta
(Cr) Kas/Bank 20 juta

5. Lalu buat aktiva barunya dari menu List | Fixed Asset | Fixed Asset List | New | Isikan informasi Fixed Asset nya, dan pada tabExpenditure isikan akun Fixed Asset Transaction sebesar Rp 106 juta. Dengan begitu jurnal yang terbentuk disini adalah :
(Dr) Nama aktiva nya 106 juta
(Cr) Fixed Asset Transaction 106 juta
– Sehingga akun FAT ini akan saling habis karena posisinya yang di debet dan kredit sebesar 106 juta

Dengan DP yang sudah dibayar, maka sisa hutang yang harus dibayar adalah Rp 86 juta. Misalkan sisa nya ini dicicil sebanyak 86 kali, berarti cicilan yang harus dibayarkan atas aktiva tsb adalah sebesar Rp 1 juta.

Untuk mekanisme pembayaran cicilannya adalah sbb :

  • Masuk kembali ke Purchase Invoice tsb, kemudian klik Purchase Payment, isikan payment amount nya sebesar Rp 1 juta. Untuk pembayaran bunga leasing nya, masih di Purchase Payment tsb lalu klik kanan pilih discount write off, isikan discount amount sebesarminus biaya bunga nya. Discount account isikan dengan akun yang menampung biaya bunga tsb | Save & Close |.

*lakukan hal yang sama sebanyak cicilan nya yaitu 86 kali.

Pencatatan Leasing Aktiva Tetap Pada ACCURATE Accounting Software , ACCURATE Software , ACCURATE Accounting Software , tutorial , download free

Fungsi Warn If (Peringati Jika), Error If (Cegah Jika) Pada Software Akuntansi ACCURATE

Fungsi Warn If (Peringati Jika), Error If (Cegah Jika) Pada Software Akuntansi ACCURATE

Dari Setup | Company Info Di ACCURATE | Accounting Periode, akan dijumpai informasi warn if (Peringati Jika), dan Error If (Cegah Jika). Berikut penjelasan mengenai fungsi dan penggunaan fitur tersebut.

  • Warn If (Peringati Jika), fungsi dan tujuan fitur ini adalah untuk memberikan tanda atau informasi ketika terjadi perubahan (Input, Edit, Delete) terhadap suatu transaksi di Software Akuntansi ACCURATE. Sebagai contoh Anda telah menentukan bahwa range perubahan hanya boleh dilakukan untuk bulan Desember 2012, maka ketika Anda melakukan perubahan diluar range periode tersebut akan ditampilakan konfirmasi seperti dibawah ini. Apabila Anda ingin melakukan perubahan, silahkan OK pada komfirmasi yang tampil, sehingga ACCURATE Akan tetap mencatat perubahan tersebut.

Software akuntansi ACCURATE-Warn if 1

  • Error If (Cegah Jika), fungsi dan tujuan fitur ini kurang lebih sama dengan fungsi dan tujuan dari Warn If, tetapi yang membedakan dengan Warm If, fitur ini tidak ada konfirmasi untuk dapat melanjutkan atau tidak perubahan tersebut. Jadi kalau sudah di batasi dibagian Error If, maka kita tidak bisa memposting perubahan diluar range periode tersebut.

Software akuntansi ACCURATE-Warn if 2Sebelum masuk pada pembahasan fitur tersebut, kami informasikan pula beberapa hal terkait dengan Qarn If dan Error if.

  • Warn If Atau Error If, akan membaca informasi pada Default Periode
  • Default Periode, umumnya dapat kita asumsikan sebagai Periode di Sistem Komputer. Sebagai contoh misalkan sekarang tanggal 3 Desember 2012, asumsi Default periode adalah 12 (Desember) 2012 (Tahun 2012)

Berikut Ilustrasi dan Penggunaan fitur Warn If dan Error If pada Software Akuntansi ACCURATE.

Misalkan pada database Anda ingin dibuat fungsi Warn If (Peringati Jika), untuk user yang melakukan perubahan pada database pada periode Sebelum dan Sesudah Desember 2012 ingin dimunculkan konfirmasi. Maka yang perlu Anda lakukan adalah, seperti pada contoh gambar dibawah ini.

Software akuntansi ACCURATE-Warn if 3Informasi angka 1 dan month pada Before Or gambar tsb, untuk menginformasikan bahwa mulai 1 bulan dari bulan Desember (bulan berjalan) sd kebelakang, akan dikonfirmasi pesan Warn If.

Demikian juga angka 1 dan month After Default Periode, menunjukkan bahwa 1 bulan dari bulan Desember (bulan berjalan) sd kedepan, akan dikonfirmasi Warn If.

Mengambil ilustrasi pada contoh Warn If di atas, Error If juga dapat dikondisikan spt penjelasan diatas. Informasi gambar spt pada contoh dibawah ini.

Software akuntansi ACCURATE-Warn if 4Selain pilihan Month, ACCURATE juga menginformasikan pilihan Year, Anda dapat memilih informasi tsb, misalkan periode yang akan dibatasi adalah 1 tahun dari periode default, atau bisa juga mengisikan 12 bulan, pada field Warn If atau Error If.

Minimum Spesifikasi Komputer untuk ACCURATE Accounting Software

Minimum Spesifikasi Komputer untuk ACCURATE Accounting Software

Berikut Spesifikasi Minimum Hardware Pendukung Accurate Accounting Software Versi 3 & 4 :

 

Spesifikasi

Stand Alone

Client

Server

Operating Sistem Windows 2000, XP, 2003, windows 7, windows 8 Windows 2000, XP, 2003, windows 7, windows 8 2000, XP, 2003, Linux, windows 7, windows 8
Processor Type Minimum Pentium 4 Pentium 4 Pentium 4
Hardisk Free Minimum 200 MB 200 MB 1000 MB
Memory RAM Minimum 1 Giga  512 MB 1 Giga
Display Resolusi Monitor 1024 x 678 1024 x 678 1024 x 678
Network Protocol TCP/IP TCP/IP TCP/IP
Network Interface Card Required Required Required
Sound Capabilities Optional Optional Not Required

Spek komputer / RAM tergantung Data dan Frekuensi penginputan, banyak user tapi kalau input transaksi tidak banyak seharusnya juga tidak memerlukan spek yang besar. Namun berikut ini perkiraan kasar nya dilihat dari jumlah user, baik nya berapa RAM & Processor-nya di Server :

1 – 5 Komputer Client = RAM 1 GB

6 -10 Komputer Client = RAM 2 GB

Diatas 10 Client = RAM 2 GB atau diatas 2 GB

 

1 – 10 Client, Single processor Ok.

> 10 Client, minimal Dual processor. Menggunakan Firebird Classic Server.

 

Software Akuntansi ACCURATE – Periode Akuntansi Bukan Berakhir di Desember

Software Akuntansi ACCURATE – Periode Akuntansi Berakhir Bukan Di Desember

Karena di ACCURATE Software oeriode berakhir pasti di desember dan otomatis dibuatkan jurnal Penutup ( Closing Entry) pada saat kita lintas tahun, jika ternyata perusahaan kita periode akuntansinya berbeda, contoh berkhir di Mei dan start di Juni, yang dapat dilakukan di ACCURATE :

1. Mambalik Jurnal Penutup (Closing Entry) yang sudah dibuat ACCURATE

Buat Journal Vocher per tanggal 1 Jan 2009, menjurnal kembali keseluruhan akun Type Revenue&Other Income ke posisi Kredit, Type COGS,Expense&Other Expense ke posisi Debit. Saldo diambil dari Report | Financial Statement | Profit&Loss Year To Date, ambil saldo yang ada di kolom Year To Date, selisih masukkan ke akun Laba Ditahan(Retained Earnings).

2. Membuat Jurnal Penutup

Buat Journal Vocher per tanggal 31 Mei 2009, Mendebetkan semua akun Type Revenue&Other Income dan Mengkreditkan akun type COGS,Expense&Other Expense, selisih masukkan ke akun Laba Ditahan(Retained Earnings). Saldo diambil dari Report | Financial Statement | Profit&Loss Standard(Parameter dari 1 Jan s/d 31 Mei 2008 )

Hal yang perlu diperhatikan dengan membuat Jurnal Penutup seperti diatas  :

  • Setelah kita buat Jurnal Balik untuk Closing Entry yang dibuat ACCURATE, jikaada perubahan saldo account tahun 2008, Jurnal Pembalik dan Jurnal Penutup tersebut tidak terupdate secara otomatis, jadi kita harus update sendiri jurnal penutup tersebut jika ada perubahan transaksi di periode akuntansi sebelumnya.
  • Hal lainnya, waktu kita melihat Profit&Loss Mei 2009, karena sudah tercampur dengan jurnal penutup saldonya jadi tidak seperti seharusnya. Karena itu disarankan kita print out atau save terlebih dahulu laporan Profit&Loss Mei sebelum membuat jurnal diatas.

Tutup Buku Dengan ACCURATE

Proses Tutup Buku Dengan ACCURATE

Bagaimana kita lintas tahun dengan ACCURATE? Apakah ada yang perlu dilakukan pada saat pergantian tahun?

Lakukan Period End untuk Desember seperti biasa yang kita lakukan di setiap akhir Periode dari Activities | Periodik | Period End. Dilakukan period end jika :

  • Fixed Asset di listing di List | Fixed Asset | Fixed Asset List.
  • Data tsb Multi Currency
  • Menggunakan Modul Manufacturing

Pada saat lintas tahun, ACCURATE akan otomatis melakukan Closing Entry (Jurnal Penutup) untuk akun-akun yang ada di report Profit And Loss untuk di alokasikan ke akun Retained Earnings (Laba ditahan) yang sudah kita set masuk ke akun mana nya di setup | Preferences | Company. Jida tidak ada hal khusus yang khusus yang harus dilakukan, kita dapat lanjut input untuk transaksi tahun berikutnya seperti biasa.

Bagaimana jika masih mau melakukan perubahan ditahun sebelumnya?

Kita tetap bisa melakukan perubahan transaksi tahun lalu dan jika perubahan tsb mempengaruhi akun-akun yang ada di profit And Loss, otomatis mengupdate saldo Retained Earnings di tahun berikutnya juga. Kecuali kita batasi periode pengimputan untuk tidak dapat melakukan perubahan ditahun yang lalu lagi Setup | Company Info | Accounting Period | Error if… maka kita hanya dapat melakukan perubahan di periode yang diperbolehkan saja.